Mempertahankan kepatuhan terhadap ISO 9001 setelah sertifikasi awal membutuhkan upaya dan komitmen yang berkelanjutan dari organisasi.

Mencapai sertifikasi saja tidak cukup – manfaat sebenarnya dari ISO 9001 berasal dari peningkatan berkelanjutan dalam manajemen mutu.

Internal Audit

Prinsip utama dari ISO 9001 adalah konsep peningkatan berkelanjutan. Organisasi harus secara konsisten mencari cara untuk meningkatkan QMS mereka untuk meningkatkan kualitas produk dan layanan.

Corrective Actions

Ketika ketidaksesuaian atau peluang untuk perbaikan diidentifikasi, organisasi harus mengambil tindakan perbaikan tepat waktu.

Hal ini untuk mencegah terulangnya kembali dan mendorong perbaikan. Proses formal untuk tindakan korektif harus ditetapkan, termasuk:

  • Menentukan tanggung jawab untuk mengambil tindakan
  • Menyelidiki akar penyebab
  • Menerapkan solusi
  • Memverifikasi efektivitas
  • Mendokumentasikan setiap langkah

Tinjauan Manajemen

Manajemen harus secara teratur meninjau QMS untuk memastikan bahwa QMS tetap efektif dan selaras dengan tujuan strategis.

Tinjauan manajemen harus menganalisis metrik, umpan balik pelanggan, audit, tindakan korektif, dan perubahan yang dapat mempengaruhi QMS. Tinjauan harus didokumentasikan.

Resertifikasi

Sertifikat ISO 9001 berlaku selama 3 tahun.

Untuk mempertahankan sertifikasi, organisasi harus menjalani audit sertifikasi ulang oleh pendaftar mereka dalam jangka waktu tersebut.

Proses sertifikasi ulang menyerupai audit sertifikasi awal untuk memverifikasi kesesuaian dan efektivitas yang sedang berlangsung.

More info :

INDONESIA STANDAR MANAJEMEN

Patra Jasa Office Tower Lt. 17,

Jl. Jendral Gatot Subroto Block 32-34

Jakarta Selatan – Indonesia

Telp/Wa  :081281807070

Gmail :Indonesiastandar@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *