Biaya Sertifikasi ISO 45001:2018: Apa Saja yang Perlu Diperhitungkan?

Sertifikasi ISO 45001:2018 merupakan investasi penting bagi perusahaan yang ingin membangun sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yang profesional dan berstandar internasional. Namun, banyak pelaku usaha masih bertanya-tanya soal biaya yang dibutuhkan.

Secara umum, biaya sertifikasi ISO 45001:2018 dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, yaitu:

  1. Skala Perusahaan
    Jumlah karyawan dan kompleksitas operasional akan menentukan besarnya waktu audit dan ruang lingkup implementasi.

  2. Jumlah Lokasi (Site)
    Perusahaan dengan lebih dari satu lokasi produksi atau operasional memerlukan audit di setiap site, sehingga biaya bisa meningkat.

  3. Kesiapan Sistem Manajemen
    Jika sistem K3 sudah berjalan dan terdokumentasi dengan baik, maka proses sertifikasi akan lebih cepat dan hemat biaya.

  4. Lembaga Sertifikasi
    Biaya juga bergantung pada lembaga sertifikasi yang digunakan, apakah lokal atau internasional, serta akreditasi yang dimilikinya.

💰 Estimasi Biaya

  • UKM / Skala Kecil: mulai dari Rp 20–35 juta

  • Menengah – Besar: bisa mencapai Rp 40–80 juta, tergantung jumlah site & proses

Biaya tersebut biasanya mencakup audit sertifikasi tahap I & II. Namun, belum termasuk biaya konsultasi atau pelatihan jika perusahaan belum siap disertifikasi.

More info :

INDONESIA STANDAR MANAJEMEN

Patra Jasa Office Tower Lt. 17,

Jl. Jendral Gatot Subroto Block 32-34

Jakarta Selatan – Indonesia

Telp/Wa  :081281807070

Gmail :Indonesiastandar@gmail.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *