
Untuk membuat sertifikasi ISO 22000, Anda perlu mengikuti beberapa langkah sistematis. Berikut adalah tahapan umum yang biasanya dilalui:
- Penilaian Awal: Lakukan evaluasi terhadap sistem manajemen keamanan pangan yang ada. Ini termasuk menilai kebijakan, prosedur, dan praktik yang sudah diterapkan.
- Pemilihan Konsultan atau Lembaga Sertifikasi: Jika diperlukan, pilih konsultan berpengalaman untuk membantu dalam proses sertifikasi. Pilih lembaga sertifikasi yang diakui dan memiliki akreditasi yang sah.
- Pelatihan Karyawan: Sediakan pelatihan untuk karyawan mengenai prinsip-prinsip ISO 22000 dan pentingnya sistem manajemen keamanan pangan.
- Dokumentasi: Siapkan dan perbarui dokumentasi yang diperlukan, seperti kebijakan keamanan pangan, prosedur, dan catatan yang relevan.
- Implementasi Sistem: Terapkan sistem manajemen keamanan pangan sesuai dengan standar ISO 22000. Pastikan semua proses dipatuhi oleh seluruh karyawan.
- Audit Internal: Lakukan audit internal untuk memastikan bahwa sistem manajemen berjalan dengan baik dan sesuai dengan persyaratan ISO 22000.
- Perbaikan: Jika ada temuan dari audit internal, lakukan tindakan perbaikan yang diperlukan untuk meningkatkan sistem.
- Persiapan Audit Sertifikasi: Setelah merasa siap, hubungi lembaga sertifikasi untuk menjadwalkan audit eksternal.
- Audit Eksternal: Lembaga sertifikasi akan melakukan audit untuk menilai kepatuhan terhadap ISO 22000. Jika semua persyaratan terpenuhi, Anda akan mendapatkan sertifikat.
- Pemeliharaan Sertifikasi: Setelah mendapatkan sertifikat, penting untuk terus memelihara dan meningkatkan sistem manajemen serta melakukan audit internal secara berkala.
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat mengimplementasikan dan mendapatkan sertifikasi ISO 22000 untuk meningkatkan keamanan pangan di perusahaan Anda.
More info :
INDONESIA STANDAR MANAJEMEN
Patra Jasa Office Tower Lt. 17,
Jl. Jendral Gatot Subroto Block 32-34
Jakarta Selatan – Indonesia
Telp/Wa :081281807070
Gmail :Indonesiastandar@gmail.com